Blogger news

Minggu, 13 Januari 2013

PERKENALAN

Silahkan lihat di video animasi saya untuk mengetahui identitas diri saya.
Untuk melihat animasi, KLIK VIDEO

Sabtu, 12 Januari 2013

TI

sosiologi

ppt inggris

klik ppt inggris untuk menampilkan ppt

Cara Mudah Cari Gold

Cara Mudah Cari Gold,, hhhe ^_^ Sekarang akan saya bahas tentang Easy Gold,, Yaitu cara mudah buat dapetin gold,, hhhe 1.Hunting di SC (Sighn Canyon),, berlaku untuk level 9++ slesaikan mode abys, n dapet reward dari bunny berupa fraghment dan key dimensional.. satu kali run dpt fraghment 25biji senilai 2gold. 1 stack isi'na 500 fragment,, jual ajah thu jd rp gold?? wkwkwk 2.Enhance equipment,, bagi yang gag takut n ragu2,,, 3.Maen Ladder,,, ntar kan dapet ladder point,, nha poin ladder thu beli'in ajah pocket premium heraldry di NPC Merchant Pero>Abys shop>beli pocket yg premium level 40,, thu ntar dapet heraldry epic tapi random,, hhhe 4.Cassius point,, di dapat d gift NPC ^^,, banyak agan2 yg kurang taw guna'na gift NPC,, gift nie berguna untuk membeli code intemediate epic,, Semoga berguna bagi agan agan sekalian,, ^_^

PECINTA DRAGON NEST

Hallo agan agan Pecinta DRAGON NEST ^_^ Saya lagi bersedih nie :(... banyak adventures yang pada saat menempa equipment epic selalu hancur di +6 ato +7, kemudian agar mnghindari barang hancur, mereka menggunakan Jelly. Di saat mereka menggunakan jelly,, equip'na jadi naeg turun gag karuan n menghambur hamburkan jelly + material,, sayang banget kan,, hufftt. Tapi tenang,, ada kabar gembira buat Pecinta DRAGON NEST,,,, ^_^ Sekarang saya akan berbagi cara enhance +8 epic equipment level 40 tanpa jelly. Tread ini akan menerangkan video di bawah tentang cara enhance +8 epic equipment level 40 tanpa jelly.\ Langkah pertama,, kita beli bahan-bahan mentah untuk membuat equipment,, di sini saya memberikan contoh menggunakan Manticore Armor (Teknik ini Berlaku untuk semua equipment epic, weopon maunpun armor) Buat lah Manti Armor dari bahan2 tersebut,, Sapa Berlin dan puji puji Berlin dlu biar gag ngambek,,, wkowkowkow :D (Just kidding) Let's enhance,, mulai dari +1 sampai +4 Setelah notice menunjukan telah berhasil menempa mpe +4, mulai masuk teknik Dari +4 mau ke +5,, rumus (3x5=15+1=16),, arti'na saat kita menuju ke+5 dari +4 setelh berhasil d enhance langsung hitung selama 15 detik dan pada saat detik ke 16 klik>enhance>ya. +5 mau ke +6 Rumus (3x6=18+1=19),, keterangan sama dengan langkah no. 6 hanya dirubah detikan'na. +6 mau ke +7 Rumus (3x7=21+1=22),, keterangan sama dengan langkah no. 6 hanya dirubah detikan'na. +7 mau ke +8 Rumus (3x8=24+1=25),, keterangan sama dengan langkah no. 6 hanya dirubah detikan'na. Untuk melihat video'na,,, Buka Profil lengkap ku ya,, hhhe ^_^ Semoga bermanfaat bagi agan agan sekalian,, TERIMA KASIH !!

Jumat, 11 Januari 2013

ketika berpose di klenting kuning dan bergaya ala model

Pramuka Runtuhkan Degradasi Moral

Di era globalisasi ini banyak sekali kebudayaan asing yang masuk di Indonesia tanpa melalui proses filterisasi. Bisa dilihat di berbagai bidang, misalnya saja yang paling condong dan sering kita lihat adalah kebudayaan asing dalam bidang seni musik. Banyak sekali genre musik baru (yang sekarang sedang marak adalah K-Pop dan J-Pop) yang masuk ke Indonesia yang berasal dari  luar negeri dan menjadi trend utama di dunia musik Indonesia. Sehingga seolah-olah Indonesia kehilangan jati diri dalam dunia musik. Contoh di bidang lain yang dapat kita lihat adalah mode berpakaian yang meniru budaya Barat dan itu sangat mencerminkan karakter dan moral diri. Budaya yang dibawa oleh negara asing adalah budaya memakai pakaian yang serba terbuka dan mode yang sebenarnya tidak pantas dan tidak sesuai dengan kepribadian Bangsa Indonesia. Ini membuktikan telah terjadi kelunturan budaya moral atau bisa disebut degradasi moral dari bangsa Indonesia. Para remaja lebih menghargai kebudayaan bangsa lain dibandingkan budaya sendiri, lebih mencintai jenis musik dan gaya busana bangsa lain daripada pakaian adat Indonesia. Sangat miris dan membuat telinga kita merah ketika mendengar kabar demikian. Adapun contoh lain yang tidak kita sadari adalah autisme yang semakin meluas sebagai dampak pemanfaatan kemajuan teknologi yang tidak diindahkan. Coba saja kita lihat anak-anak SD bahkan TK jaman sekarang sudah tidak mengenal permainan semacam congklak, jamuran, cublak-cublak suang ataupun dolanan tradisional lainnya. Permainan yang menjadi trend mereka saat ini adalah berbagai macam gadget dengan berbagai merk. Mereka berlomba-lomba untuk memamerkan kehebatan gadget mereka, atau bahkan mungkin mereka terlalu asyik bercengkrama dengan gadget yang dimilikinya sehingga lupa dengan teman sebayanya. Anak-anak lebih suka bermain sendiri dengan gadgetnya, berkurung diri di kamar sehingga sangat sedikit waktu mereka untuk bersosialisasi dengan lingkungan. Dalam jangka panjang kondisi seperti ini akan sangat mempengaruhi psikis seorang anak. Degradasi seperti  ini merupakan degradasi yang sebenarnya memprihatinkan karena tanpa kita sadar semua itu telah menjajah moral kita terhadap kebudayaan bangsa Indonesia.
Nah, dari sedikit wacana di atas, dapat kita simpulkan bahwa akhir-akhir ini seiring dengan perkembangan teknologi terjadi pula pelunturan nilai budaya serta penurunan nilai moral yang kemudian sering disebut degradasi moral. Dalam hal ini sebenarnya siapa yang patut disalahkan? Pemerintah? Masyarakat? Orang Tua? Generasi Muda? atau Bangsa lain? Tak perlu kita bahas siapa yang salah, yang perlu kita pikirkan adalah bagaimana kita menghadapi kondisi tersebut kemudian memperbaikinya tanpa kita perlu tertutup dengan kemajuan teknologi dan budaya bangsa lain.
Dalam hal ini sangat dibutuhkan pendidikan moral dan karakter bagi generasi penerus bangsa, Salah satu bentuk usaha dalam rangka pendidikan moral adalah dengan mengikuti organisasi seperti Pramuka. Pramuka yang merupakan salah satu organisasi sebagai pendidikan karakter melalui kegiatan yang menyenangkan. Bukan hanya pengetahuan kepramukaan atau pengetahuan umum saja yang diajarkan disini, tapi juga pendidikan karakter sebagai peningkatan softskill. Banyak sekali hal-hal dan kegiatan dalam Pramuka yang secara konkret memberikan kontribusi dalam rangka memperbaiki moral bangsa. Contoh sederhananya yaitu dari kode kehormatan Pramuka yang berisi Tri Satya (tiga janji) dan Dasa Darma (sepuluh bakti). Kandungan isi yang terdapat dalam tri satya sendiri menjelaskan tentang enam hal :
1. Menjalankan kewajiban terhadap Tuhan Yang Maha Esa
2. Menjalankan kewajiban terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia
3. Menjalankan kewajiban yang terkadung dalam dasar Negara yaitu Pancasila
4. Menolong sesama hidup
5. Mempersiapkan diri atau ikut serta membangun masyarakat
6. Menepati Dasa Darma
Jika anggota Pramuka benar-benar selaras dengan kode kehormatannya ini, maka degradasi moral jelas akan tergusur. Apalagi anggota Pramuka bukan hanya Siaga, Penggalang ataupun Penegak saja, tapi juga Pandega, anggota Dewasa Muda, Anggota Luar Biasa, Anggota Dewasa. Ini berarti Pramuka memiliki keanggotaan dari berbagai lapisan umur yang mana bisa saling terjadi koordinasi.
Contoh dalam kegiatan Pramuka sendiri yaitu perkemahan. Di dalam perkemahan biasanya ada berbagai macam kompetisi, seperti K3 Pertendaan (Kebersihan, Kerapian, Keindahan Pertendaan), PBB, Mencari Jejak, Halang Rintang, Kesenian, dan masih banyak lagi. Bila kita jabarkan satu-satu, maka dari kesemua kompetisi tersebut memiliki makna yang luar biasa. Dimulai dari K3 Pertendaan yang mengajarkan setiap anggota Pramuka untuk selalu menjaga kebersihan, kerapian dan keindahan kapanpun dan dimanapun sekalipun dalam sebuah perkemahan. Ini sesuai dengan pengamalan Dasa Darma ke-2 "Cinta Alam dan Kasih Sayang Sesama Manusia". Kemudian PBB (Peraturan Baris Berbaris) yang mengajarkan kepada anggota Pramuka untuk selalu kompak dan tidak egois dalam melakukan suatu hal, selalu disiplin dan konsentrasi khususnya dalam menjalankan perintah. Gerak PBB tidak akan berjalan sesuai jika setiap anggota PBBnya egois dan tidak ada rasa percaya terhadap pemimpin PBB. Sebab dalam PBB sangat dibutuhkan kekompakan kelompok, rasa saling percaya, konsentrasi dan displin. Semua itu juga menjadi aplikasi dari Dasa Darma ke-4 "Patuh dan Suka Bermusyawarah", ke-7 "Hemat, Cermat dan Bersahaja", ke-8 "Displin, Berani dan Setia", ke-9 "Bertanggung jawab dan dapat dipercaya".
Selanjutnya adalah Mencari jejak, yang mana disini sangat dibutuhkan kerjasama tim (team work). Team work mengajarkan kita untuk selalu berinteraksi dengan orang lain di sekitar kita, mengingatkan kita sebagai makhluk sosial yang selalu berinteraksi terhadap sesama. Halang Rintangpun memiliki kiasan sama, dimana setiap anggota Pramuka dititikberatkan pada kerjasama untuk mencapai tujuan bersama, dan mengharuskan anggota Pramuka untuk pantang menyerah dalam menghadapi tantangan. Dan untuk  kompetisi kesenian, anggota Pramuka diharuskan menampilkan kesenian tradisional yang mana secara tersirat ikut serta dalam memperkenalkan bahkan melestarikan kebudayaan Indonesia yang sudah mulai tergusur dengan masuknya budaya dari negara lain. Sungguh mencengangkan! Dari hal sepele namun bermakna luar biasa.




Sebenarnya masih banyak hal lain yang dapat kita kaji dari Gerakan Pramuka ini, salah satunya dari seragam Pramuka Indonesia -atas coklat muda bawah coklat tua- yang sama tanpa membedakan suku, ras, agama, warna kulit, kaya, miskin, kota, desa, dan sebagainya. Semua adalah sama. Disini yang menjadi dasar kebersamaan anggota Pramuka. Disinilah titik kebersamaan yang menjadikan setiap anggota Pramuka tidak enggan untuk mengadakan pertemuan, sehingga tercipta suasana keakraban dan kekeluargaan yang indah. Anggota Pramuka bisa bebas bersosialisasi dengan sesama anggota Pramuka dari daerah lain dalam indahnya perbedaan suku. Semua ini bisa menjadi ajang pelunturan sistem ras di Indonesia.

Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang

Universitas Negeri Semarang merupakan Universitas Konservasi yang memiliki kawasan yang luas. Di UNNES (biasa orang menyebutnya) sendiri, terdapat 8 (delapan) Fakultas yang memiliki disiplin ilmu masing-masing. Kedelapan Fakultas tersebut adalah :
1. Fakultas Ilmu Pendidikan
2. Fakultas Bahasa dan Seni
3. Fakultas Ilmu Sosial
4. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
5. Fakultas Teknik
6. Fakultas Ilmu Keolahragaan
7. Fakultas Ekonomi
8. Fakultas Hukum
Nha, saya adalah mahasiswa baru di Universitas Negeri Semarang, Fakultas Ilmu Pendidikan jurusan Pendidikan Luar Sekolah. Di Fakultas Ilmu Pendidikan atau para mahasiswa biasa menyebutnya dengan FIP, ada 5 jurusan, yaitu :
1. Kurikulum dan Teknologi Pendidikan
2. Pendidikan Luar Sekolah
3. Bimbingan dan Konseling
4. Pendidikan Anak Usia Dini
5. Psikologi
Dalam jurusan yang saya tekuni saya mempelajari disiplin ilmu pendidikan non formal. Yaitu tentang bagaimana metode pembelajaran yang harus dilakukan untuk pendidikan non formal. Prospek kedepan setelah menempuh jenjang S1 ini yaitu profesi yang lebih bisa disebut "pamong belajar" daripada guru. Mengapa? Karena aplikasi ilmu yang kita dapat disini bukan untuk pendidikan formal tapi untuk pendidikan non formal. Jadi ilmu yang saya dapat tidak harus disampaikan kepada orang dalam pendidikan formal saja, tapi lebih ke non formal sebagai bukti bhakti masyarakat dan rasa peduli terhadap sesam yang mana sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang salah satunya adalah Pengabdian Masyarakat. Mulia juga yah profesi saya kedepan..
^_^

Kamis, 10 Januari 2013

Sejarah Komputer dan Perkembanganya


Sejak dahulu, proses pengolahan data telah dilakukan oleh manusia. Manusia juga menemukan alat-alat mekanik dan elektronik untuk membantu manusia dalam penghitungan dan pengolahan data supaya bisa mendapatkan hasil lebih cepat. Komputer yang kita temui saat ini adalah suatu evolusi panjang dari penemuan-penemuan manusia sejak dahulu kala berupa alat mekanik maupun elektronik
Saat ini komputer dan piranti pendukungnya telah masuk dalam setiap aspek kehidupan dan pekerjaan. Komputer yang ada sekarang memiliki kemampuan yang lebih dari sekedar perhitungan matematik biasa. Diantaranya adalah sistem komputer di kassa supermarket yang mampu membaca kode barang belanja, sentral telepon yang menangani jutaan panggilan dan komunikasi, jaringan komputer dan internet yang menghubungkan berbagai tempat di dunia.
Sejarah Komputer menurut periodenya adalah:
  • Alat Hitung Tradisional dan Kalkulator Mekanik
  • Komputer Generasi Pertama
  • Komputer Generasi Kedua
  • Komputer Generasi Ketiga
  • Komputer Generasi Keempat
  • Komputer Generasi Kelima
1. Komputer Generasi Pertama (1946­ – 1959)
Dengan terjadinya Perang Dunia II, negara­negara yang terlibat dalam perang tersebut berusaha mengembangkan untuk mengeksploit potensi strategis yang dimiliki komputer.
Hal ini meningkatkan pendanaan pengembangan komputer serta mempercepat kemajuan teknik komputer.
(1) Colassus
(2) Mark I
(3) ENIAC
(4) EDVAC
(5) UNIVAC I
Ciri komputer generasi pertama adalah:
- Penggunaan tube vakum (yang membuat komputer pada masa tersebut berukuran sangat besar)
- Adanya silinder magnetik untuk penyimpanan data.
- Instruksi operasi dibuat secara spesifik untuk suatu tugas tertentu.
- Setiap komputer memiliki program kode­biner yang berbeda yang disebut “bahasa mesin” (machine language). Hal ini menyebabkan komputer sulit untuk diprogram dan membatasi kecepatannya.
2. Komputer Generasi Kedua (1959­ – 1964)
Stretch dan LARC
Mesin pertama yang memanfaatkan teknologi baru ini adalah superkomputer. IBM membuat superkomputer bernama Stretch, dan Sprery­ Rand membuat komputer bernama LARC. Komputer­komputer ini,yang dikembangkan untuk laboratorium energi atom, dapat menangani sejumlah besar data, sebuah kemampuan yang sangat dibutuhkan oleh peneliti atom. Mesin tersebut sangat mahal dan cenderung terlalu kompleks untuk kebutuhan komputasi bisnis, sehingga membatasi kepopulerannya.
Hanya ada dua LARC yang pernah dipasang dan digunakan: satu di Lawrence Radiation Labs di Livermore, California, dan yang lainnya di US Navy Research and Development Center di Washington D.C. Komputer generasi kedua menggantikan bahasa mesin dengan bahasa assembly. Bahasa assembly adalah bahasa yang menggunakan singkatan­singakatan untuk menggantikan kode biner.
Pada awal 1960­an, mulai bermunculan komputer generasi kedua yang sukses di bidang bisnis, di universitas, dan di pemerintahan. Komputer generasi kedua ini merupakan komputer yang sepenuhnya menggunakan transistor. Mereka juga memiliki komponen­komponen yang dapat diasosiasikan dengan komputer pada saat ini: printer, penyimpanan dalam disket, memory, sistem operasi, dan program.
Ciri-ciri komputer pada generasi kedua:
- Penggunaan transistor sehingga ukurannya lebih kecil
- Adanya pengembangan memori inti­magnetik membantu pengembangan komputer generasi kedua yang lebih kecil, lebih cepat, lebih dapat diandalkan, dan lebih hemat energi dibanding para pendahulunya
- Penggantian dari bahasa mesin menjadi bahasa Asembly
- Muncul bahasa pemrograman COBOL dan FORTRAN
3. Komputer Generasi Ketiga (1964­ – 1970)
Walaupun transistor dalam banyak hal mengungguli tube vakum, namun transistor menghasilkan panas yang cukup besar, yang dapat berpotensi merusak bagian­bagian internal komputer. Batu kuarsa (quartz rock) menghilangkan masalah ini. Jack Kilby, seorang insinyur di Texas Instrument, mengembangkan sirkuit terintegrasi (IC : integrated circuit) di tahun 1958. IC mengkombinasikan tiga komponen elektronik dalam sebuah piringan silikon kecil yang terbuat dari pasir kuarsa.
Pada ilmuwan kemudian berhasil memasukkan lebih banyak komponen­komponen ke dalam suatu chiptunggal yang disebut semikonduktor. Hasilnya, komputer menjadi semakin kecil karena komponen­komponen dapat dipadatkan dalam chip. Kemajuan komputer generasi ketiga lainnya adalah penggunaan system operasi (operating system) yang memungkinkan mesin untuk menjalankan berbagai program yang berbeda secara serentak dengan sebuah program utama yang memonitor dan mengkoordinasi memori komputer.
 Ciri-ciri komputer pada generasi ketiga:
- Penggunaan IC(Intregrated Circuit)
- Ukuran komputer menjadi lebih kecil
- Ditemukannya Sistem Operasi
4. Komputer Generasi Keempat (1979­ – sekarang)
Setelah IC, tujuan pengembangan menjadi lebih jelas: mengecilkan ukuran sirkuit dan komponen­komponen elektrik. Large Scale Integration (LSI) dapat memuat ratusan komponen dalam sebuah chip. Pada tahun 1980­ an, Very Large Scale Integration (VLSI) memuat ribuan komponen dalam sebuah chip tunggal. Ultra­Large Scale Integration (ULSI) meningkatkan jumlah tersebut menjadi jutaan. Kemampuan untuk memasang sedemikian banyak komponen dalam suatu keping yang berukurang setengah keping uang logam mendorong turunnya harga dan ukuran komputer. Hal tersebut juga meningkatkan daya kerja, efisiensi dan keterandalan komputer.
Chip Intel 4004 yang dibuat pada tahun 1971 membawa kemajuan pada IC dengan meletakkan seluruh komponen dari sebuah komputer (central processing unit, memori, dan kendali input/output) dalam sebuah chip yang sangat kecil. Sebelumnya, IC dibuat untuk mengerjakan suatu tugas tertentu yang spesifik. Sekarang, sebuah mikroprosesor dapat diproduksi dan kemudian diprogram untuk memenuhi seluruh kebutuhan yang diinginkan. Tidak lama kemudian, setiap perangkat rumah tangga seperti microwave oven, televisi, dan mobil dengan electronic fuel injection dilengkapi dengan mikroprosesor.
Perkembangan yang demikian memungkinkan orang­orang biasa untuk menggunakan komputer biasa. Komputer tidak lagi menjadi dominasi perusahaan­perusahaan besar atau lembaga pemerintah. Pada pertengahantahun 1970­an, perakit komputer menawarkan produk komputer mereka ke masyarakat umum. Komputer­komputer ini, yang disebut minikomputer, dijual dengan paket piranti lunak yang mudah digunakan oleh kalangan awam. Piranti lunak yang paling populer pada saat itu adalah program word processing dan spreadsheet. Pada awal 1980­an, video game seperti Atari 2600 menarik perhatian konsumen pada komputer rumahan yang lebih canggih dan dapat diprogram.
Pada tahun 1981, IBM memperkenalkan penggunaan Personal Computer (PC) untuk penggunaan di rumah, kantor, dan sekolah. Jumlah PC yang digunakan melonjak dari 2 juta unit di tahun 1981 menjadi 5,5 juta unit di tahun 1982. Sepuluh tahun kemudian, 65 juta PC digunakan. Komputer melanjutkan evolusinya menuju ukuran yang lebih kecil, dari komputer yang berada di atas meja (desktop computer) menjadi komputer yang dapat dimasukkan ke dalam tas (laptop), atau bahkan komputer yang dapat digenggam (palmtop).
IBM PC bersaing dengan Apple Macintosh dalam memperebutkan pasar komputer. Apple Macintosh menjadi terkenal karena mempopulerkan system grafis pada komputernya, sementara saingannya masih menggunakan komputer yang berbasis teks. Macintosh juga mempopulerkan penggunaan piranti mouse.
Pada masa sekarang, kita mengenal perjalanan IBM compatible dengan pemakaian CPU: IBM PC/486, Pentium, Pentium II, Pentium III, Pentium IV (Serial dari CPU buatan Intel). Juga kita kenal AMD k6, Athlon, dsb. Ini semua masuk dalam golongan komputer generasi keempat. Seiring dengan menjamurnya penggunaan komputer di tempat kerja, cara­ cara baru untuk menggali potensial terus dikembangkan. Seiring dengan bertambah kuatnya suatu komputer kecil, komputer­komputer tersebut dapat dihubungkan secara bersamaan dalam suatu jaringan untuk saling berbagi memori, piranti lunak, informasi, dan juga untuk dapat saling berkomunikasi satu dengan yang lainnya. Komputer jaringan memungkinkan komputer tunggal untuk membentuk kerjasama elektronik untuk menyelesaikan suatu proses tugas. Dengan menggunakan perkabelan langsung (disebut juga local area network, LAN), atau kabel telepon, jaringan ini dapat berkembang menjadi sangat besar.
Ciri-ciri komputer pada generasi keempat:
 • Digunakannya LSI, VLSI, ULSI
• Digunakannya mikroprosesor
Banyak kemajuan di bidang disain komputer dan teknologi semakin memungkinkan pembuatan komputer generasi kelima. Dua kemajuan rekayasa yang terutama adalah kemampuan pemrosesan paralel, yang akan menggantikan model von Neumann. Model von Neumann akan digantikan dengan sistem yang mampu mengkoordinasikan banyak CPU untuk bekerja secara serempak. Kemajuan lain adalah teknologi superkonduktor yang memungkinkan aliran elektrik tanpa ada hambatan apapun, yang nantinya dapat mempercepat kecepatan informasi.
Jepang adalah negara yang terkenal dalam sosialisasi jargon dan proyek komputer generasi kelima. Lembaga ICOT (Institute for new Computer Technology) juga dibentuk untuk merealisasikannya. Banyak kabar yang menyatakan bahwa proyek ini telah gagal, namun beberapa informasi lain bahwa keberhasilan proyek komputer generasi kelima ini akan membawa perubahan baru paradigma komputerisasi di dunia. Kita tunggu informasi mana yang lebih valid dan membuahkan hasil.Anda bisa memperkaya wawasan seputar komputer dengan membaca artikel yang lainya pengertian komputer dan perangkat keras komputer itu apa sih? so silahkan baca.